Siapa hayo yang suka berpergian naik kendaraan bermotor…? ayo ngacung…*tunjuk jari*
Siapa hayo yang suka isi bensin…? ngacung lagi… *tunjuk jari lagi..masa naik motor ga isi bensin sih…*

Sehari-hari aku termasuk orang yang mobilitasnya cukup tinggi, tiap hari pasti pergi, dan mayoritasnya adalah naik sepeda motor, kalau ada acara tertentu aja baru bawa mobil, maklum, mobil masih pinjeman dan belum dipercayakan ke pribadi, jadi adanya motor ya udah naik motor deh…Nah, pernah ga sih kalian perhatikan kalau lagi isi bensin di pom bensin ? Ada perbedaan jauh lho kalau ngisinya naik motor atau naik mobil…Apa coba hayo ?

Coba perhatikan, kalau lagi ngantri bensin naik motor, setelah kita sampai di depan mbak atau mas nya yang ngisikan bensin, mayoritas motor kita pasti udah dalam keadaan tangki terbuka, lalu, mbak/masnya kebanyakan diam aja, kita tinggal nyebut, ” Sepuluh ribu mas…” atau ” 2 liter mas…”. Then petugas akan mengisikan bensin motor kita, lalu kita bayar, nutup tangki, dan majukan motor. Percaya ga percaya, jarang banget petugas pom bensinnya itu ngomong sepatah katapun, termasuk kata terima kasih. Bahkan juga di pom bensin berlabel Pertamina Pas, yang biasanya menunjukkan mulai nol, dan lain-lain….

Nah, gimana kalo naik mobil ? Saat turun dari mobil, petugas yang mbukain tutup bensinnya, diawali dengan sapaan dan senyuman, lalu kita akan bilang, ” Seratus ribu mas…” dia akan menunjuk, ” mulai dari nol ya pak “, trus menunggu sampai penuh. Selanjutnya akan bilang, ” Pas ya pak 100 ribu…” then akan tanya pakai nota apa tidak, menutupkan tutup tangki bensin, ambilkan nota, trus akan dibilang terima kasih, ucapan salam dan senyuman. Looks !! So different here, pals !! Nyadar kah kalian ??

Dalam dunia marketing, sebenarnya sangat umum, bahwa siapapun yang memberikan pemasukan lebih terhadap perusahaan, akan diberikan benefit lebih. Itulah kenapa, ada kelas-kelas kartu kredit seperti classic, gold, platinum dll. Itulah kenapa VIP selalu pelayanannya maksimal, lebih dari biasa. Memang benar, nominal pembelian bensin dengan naik mobil itu 100.oooan keatas, sementara motor palingan hanya 10rb hingga 15rb. Beda benar. Tetapi apakah dengan itu kami para motoris tidak berhak atas pelayanan yang baik. Tidak usah berlebihan sih, tapi kami berhak atas pelayanan seperti 3S yang diiklankan..salam,senyum,sapa…lalu juga pasti nol seperti iklan. Bukankah begitu ?

Well, tetapi kalau dilihat dari sisi manusiawi, aku maklum kok…hehehe…bagaimana nggak, antrian motor selalu lebih banyak dari mobil, lalu mereka bekerja tanpa duduk, tanpa boleh pakai masker, shiftnya berjam-jam dan juga well, belum lagi kena panasnya Surabaya yang ampun-ampun…hahaha….ya sudah,biarkan saja deh..yang penting beneran mulai 0 dan juga berakhir pas sesuai nominal. :)