Ini adalah rubrik (err…koran kalee ?) baru di tobzmind. Namanya TitipMata, rubrik ini berisi tentang cerita orang-orang yang berlibur dimana saja, dan melihat sesuatu yang unik atau makanan yang enak, bisa difoto, direview dan dikirim ke saya. Nanti akan diposting di tobzmind. Untuk awalnya, ini ada cerita dari one of my smartest friend, Ageng yang ke Samarinda bulan Desember lalu.

Desember lalu, di tengah stress dan pusingnya dikerjar deadline untuk skripsi, Ageng mendapat kesempatan untuk pergi ke Samarinda untuk menghadiri pernikahan salah satu kerabatnya. Ini adalah kesempatan yang pertama untuk dia ke tanah Kalimantan. Dengan naik pesawat ke Balikpapan, lalu jalan darat ke Samarinda, ada beberapa spot kuliner dan travelling yang bisa Ageng bagikan buat kita semua.

  • Warung H.Ijai – Warung ini menjual ikan bakar berbagai jenis dengan mayoritas adalah ikan lokal. Disini Ageng mencoba ikan Patin dan ikan lokal. Seporsi mendapat sekitar 3 ekor ikan dan dipotong menjadi 5-6 potong. Disini juga mendapat semangkuk sayur dengan rasa yang khas. Untuk 3 orang, biaya yang dikeluarkan hanya Rp 59.000,00, termasuk nasi sepuasnya.

  • Kepiting Borneo – Ini adalah kuliner yang haram untuk dilewatkan kalau singgah ke Samarinda. Kepiting asap yang sangat terkenal, Kepiting Borneo. Dengan bandrol Rp 80.000,00 per 2 ekor, kita akan mendapat kepiting yang rasanya gurih tak terkatakan. Selain itu juga ada kepiting telur asin yang rasanya juga tak kalah nikmat. Very recommended !!

  • Djoeragan Kopi – Seperti halnya di banyak kota di Indonesia, Samarinda pun juga memiliki tempat untuk nongkrong dan cangkruk. Dan kedai kopi adalah tempat yang perfetto. Terletak di depan sungai Mahakam, Djoeragan Kopi melayani konsumen hingga larut malam. Dengan harga Rp 10.000 – 15.000, sudah bisa mendapatkan kopi dan juga menu lain seperti roti bakar. Tagline kedai ini cukup unik, “ Hidup adalah Perkopian “, lalu saya juga mengapresiasi prinsipnya yang tidak menjual rokok dan alcohol. Sebuah nilai yang baik yang bisa menjadi contoh banyak kedai kopi. Djoeragan kopi berada di bilangan Juanda no 158 Samarinda.

  • Depot Anggrek – Terletak di jalan Yos Sudarso 22 Samarinda, depot ini juga depot yang legendaris. Sop Buntut sumsum-nya juara, dapat dinikmati dengan hanya membayar Rp 29.500,00. Karena terlalu enak, lupa deh Ageng memfotonya. Yang terfoto adalah dessertnya, Es Nona Manis yang berisi Chocochip, nangka, alpukat, mutiara dan juga agar-agar. Dessert segar ini dibandrol seharga Rp 12.500,00 saja. Yummy !!

  • Lay – Durian Samarinda – Katanya sih enak banget, warnanya orange, beda dengan durian biasa yang berwarna kuning. Karena harganya saat itu sedang mahal, Rp 100.000,00 untuk 2-3 biji, Ageng terpaksa urung mencobanya, sekedar foto saja eksklusif untuk tobzmind :p

  • Tempat Ibadah Tri Dharma – Ini adalah tempat ibadah yang luar biasa besar sehingga menjadi spot yang menarik untuk dikunjungi. Sayang karena keterbatasan waktu, Ageng hanya bisa memfotonya tanpa sempat beribadah terlebih dahulu.

Ya, inilah kira-kira apa yang Ageng lihat, pegang dan rasakan selama beberapa hari di Samarinda. Semoga lain kali kita punya kesempatan ke Samarinda, jadi bukan hanya sekedar melihat dan mendengar beritanya saja, tapi mencoba sendiri kenikmatan makanannya :)

*Sekilas Ageng :

One of my bestfriend, one of my smartest friend, sama-sama Marketing UK Petra 2007, dan baru saja meraih gelar sarjana Ekonominya dengan nilai A. Alhasil maju waktu wisuda akan 4 kali, termasuk cumlaude dan aktif berprestasi. Luar biasa, terima kasih ya atas info yang diberikan kepada tobzmind.com.