Seperti yang sudah diulas di flashback 2010, tahun 2010 adalah golden year for me. Bahkan di akhir tahun pun Tuhan masih baik hati kasih hadiah natal yang datang lebih cepat. Kira-kira minggu ketiga bulan Desember, dapat info kalau pada tanggal 19-23 Desember 2011, saya mendapat kesempatan untuk ikut Danamon Young Leader Award 2010 di Danamon Corporate University, Gadog, Ciawi Bogor. Memang pada bulan November sempat memasukkan berkas untuk keikutsertaan, yang waktu itu temanya adalah Leadership, Citizen and Personal Growth. Dari UK Petra mengirim 3 orang, yakni saya, Liem Yao ( Marketing ) dan David C Angdi ( IBM ). Thanks God, semua lolos dan berangkatlah kita bersama 3 mahasiswa lain dari Unika Widya Mandala, so total dari Surabaya ada 6 orang. Sementara total peserta adalah 16 orang. 5 dari Jakarta ( 4 UI dan 1 Binus ) dan 5 dari Jogja, semua UGM.

Danamon Corporate University ini adalah pusat training dengan fasilitas lengkap milik Bank Danamon. Ada kamar untuk menginap, restaurant, banyak kelas-kelas, koperasi, tempat hiburan seperti karaoke, teater, tempat olahraga seperti basket, futsal, juga sampai mini bank Danamon tempat karyawan Danamon praktek kerja. Denger-denger dari beberapa orang yang ditemui disana, finalis DYLA ini benar-benar diseleksi secara ketat, so kita semua bersyukur kalau akhirnya bisa menembus proses seleksi ini.

Di hari pertama tanggal 19, acaranya masih acara bebas, setelah dari Jakarta ke Ciawi, kita dijamu makan, lalu acara bebas untuk kebersamaan. Disanalah waktu untuk berkenalan sesama peserta dan menjalin keakraban. Malamnya, mereka menyediakan tempat untuk nonton bareng Indonesia VS Filipina dengan layar projector. Dan kita pun nonbar bersama beberapa karyawan Danamon yang memang sedang training disana. Serasa di mini GBK :)

Ternyata training kali ini berisi tentang pelatihan “ The 7 Habits of Highly Effective People “ by Stephen Covey yang sudah ada lebih dari 20 tahun tapi masih relevan hingga sekarang. Hari kedua tanggal 20, dibuka oleh Pak Mulyadi, salah satu direktur Bank Danamon mengenai pengenalan Bank Danamon. Selanjutnya diisi oleh Pak Kandil, HR bagian Danamon Simpan Pinjam. Beliau membahas 3 habits pertama dari 7 habits yang ada, yakni “Jadilah Proaktif”, “Mulai dengan Tujuan Akhir”, dan “Dahulukan Yang Utama”. Penyampaian sesi dengan cara membahas poin-poin satu persatu dan juga melihat video yang ada. Hari ketiga tanggal 21, diawali dengan Aerobic Dangdut yang cukup ga jelas, training dilanjutkan oleh Pak Putu Tedja, salah satu VP Danamon ( CMIIW… ) yang membahas habit ke 4 dan ke 5 yakni “ Berpikir Menang-Menang “ dan “ Berusaha Mengerti Dahulu Baru Dimengerti “. Sorenya, sesi terakhir membahas 2 habit terakhir yakni “Wujudkan Sinergi“ dan “Asahlah Gergaji “ disampaikan oleh kepala sekolah DCU, Pak Sigit, yang tahun depan memasuki masa pensiunnya. Trainer Danamon ini semuanya certified loh untuk membawakan training yang katanya diluar sana nilai investasinya lebih dari 5 juta rupiah ini. Tidak bermaksud mengesampingkan yang lain, buat saya pribadi, trainer yang paling berkesan adalah MasBro Sigit, rocker kita tercinta. Dengan gaya yang lugas, jelas, ditambah case-case nyata, tidak ngantuk sama sekali. Mantap !!

Hari ketiga dimulai dengan tracking di daerah belakang DCU, masuk ke sawah dan menanam pohon juga lho. Hari itu saatnya presentasi tugas. Kami diminta untuk memberikan usulan kepada Danamon Corporate University, bagaimana bisa meraih visi menjadi Center of Banking Knowledge di 2011 ini. Dilanjutkan dengan simulasi bisnis yang terdiri dari 2 rangkaian, yakni menjual barang yang telah disediakan, hasilnya menjadi modal untuk membeli barang-barang yang dipakai untuk memasak. Hasil masakan akan dijual juga dan dilihat siapa juaranya. Penilaian dari sisi makanan dan perhitungan rugi laba bisnis. Hadiahnya memperebutkan uang tunai 14 juta untuk 1 team. Dan team yang beruntung beranggotakan : Shofwatun Nida (UI), David C Angdi (UK Petra), Yohanes (WM) dan Fira (UI) Congrats for them !! Setelah itu ada penganugrahan best participant yakni Fiona Widya (WM) dan ada penutupan dari Direktur Syariah Danamon, Pak Heri yang waktu itu sedang ada disana. Malamnya kita dijamu dengan diajak ke Cimory Resto dengan khasnya Sosis, Susu, Yoghurt dan Ice cream itu. Mantap Jaya, disana kita saling berbagi kesan dan pesan yang menyenangkan selama 3 hari di Ciawi. Setelah itu kita berpisah dengan kawan-kawan Jakarta, sementara yang dari Jogja dan Surabaya, pulang subuh keesokan harinya.



Well, buat saya pribadi training yang diberikan ini memberikan pengalaman yang berharga. Sebelumnya saya belum pernah membaca tentang 7 habits ini, dan ternyata cukup berguna untuk diaplikasikan baik dalam kegiatan sehari-hari, maupun kegiatan bermasyarakat baik organisasi maupun saat berkarir nantinya. Selain itu suatu kehormatan bagi saya untuk bisa bertemu dan kenal dengan banyak  network dari universitas lain yang tentunya adalah orang-orang yang luar biasa, juga bertemu dengan orang-orang penting di Bank Danamon ini. Untuk siapa saja yang membaca artikel ini dan berkesempatan ikut di acara seperti ini, ayo ikut !! Keluar dari comfort zone anda, tidak ada alasan takut pelajaran terganggu, sibuk kuliah dan lain-lain. Percayalah ketika kalian mengambil keputusan untuk mengikuti acara seperti ini, kalian memutuskan untuk mengimprove kemampuan kalian dan “menajamkan gergaji anda”, so don’t worry and you will be a better student later.

Terima kasih untuk semua pihak yang berperan besar dalam DYLA 2010 ini mulai dari Kak Netha, Kang Abot, Bu Gloria, Bu Putu, Pak Budi, Pak Sigit, Pak Heri, Pak Mulyadi, Pak Kandil, Pak Putu dan semua rekan Danamon yang ada yang tidak tersebut. Terima kasih atas kesempatan ini, terima kasih atas hospitality yang sangat nyaman, dari Pesawat, penjemputan, penginapan, makanan dan lain-lain. Terima kasih untuk semuanya. Keep in touch ya, jangan sampai persahabatan DYLA 2010 ini terhenti hingga disini saja. God bless you all…