Saat membuat tulisan ini, aku teringat pada sebuah film action tentang detektif dari AS dan Rusia yang saling bekerja sama untuk memberantas suatu komplotan. Filmnya sudah lama, dan bukan film terkenal. Waktu itu, pemeran detektif Rusia adalah Arnold Schwarzenegger, ketika mau menjalankan misinya, dia ditawari senjata model-model Glock, Walter PPK-nya JB007, Barreta, dll. Dia menolak, berkata bahwa milik Rusia adalah yang terbaik ( even aku ga tahu, ini beneran made in Russia apa tidak, karena googling, ada manufacturer Amerika ), dan mengeluarkan sebuah Magnum dengan besar. Magnum adalah pistol yang kekuatannya jauh diatas nama pistol diatas, pelurunya besar-besar sehingga efeknya orang bisa terpental, yah kekuatan sedikit dibawah shot gun begitulah.

Walls Indonesia akhir-akhir ini benar-benar seakan menemukan senjata baru yang memiliki daya ledak besar. Namanya MAGNUM !! Selama ini, Walls gencar promosi Paddle Pop yang mengincar segmen anak-anak, dengan si Singa yang lucu, dan Conello ( akhir-akhir jadi Cornetto yah ?? ) yang mengincar remaja, dengan themes love-love an..tapi beberapa minggu terakhir Indonesia heboh Magnum. Level termahal yang Walls punya diiklankan + gencar di Twitter ( kelihatannya pakai endorser, entah benar apa tidak, lihat twitnya Pevita Pearce ikut promosi ). Efeknya luar biasa, bahkan sampai ada temanku yang jadi agen WOM Magnum, sehingga kita-kita jadi kepingin ngiler deh…

Sebenarnya Magnum ini sudah ada dari dulu, dan memang sudah jadi produk termahal Walls dari dulu. Ingat saat Paddle Pop masih seribu-duaribuan, yang level tengah adalah Feast, dengan harga tiga ribuan, saat itu Magnum sudah sekitar limaribuan. Pantas sekarang Magnum nangkring di posisi sebelas ribu. Tapi harus diakui, iklan Magnum yang model-model putri kuno,yang dapat banyak fasilitas setelah makan Magnum itu jadi gimmick di masyarakat. Walls membangunkan ( bahasa kerennya mungkin re-juvenate ) Magnum yang tertidur. Dan itu ga terjadi hanya di lingkungan teman-temanku, bahkan di kota lain, juga yang aku dengar pada heboh Magnum, dan banyak supermarket yang kehabisan !!

Sekarang varian Magnum ada 3, yakni yang classic, almond sama chocolate truffle. Classic sama almond sama-sama diluarnya Belgian chocolate (katanya..), dan dalamnya vanilla, sementara si chocolate truffle yang dicari banyak orang dan lebih sering sold out, dalamnya juga coklat. Aku masih mencari yang chocolate truffle, kelihatannya enak. Gimana rasanya yang biasa (almond & classic) ? Well, IMHO, I prefer Cornetto Disc Chocolate, which cost is only Rp 6.500,- :D Anyway, salut sama tim promosi Walls, kalian sukses !! Yang sekarang aku bertanya-tanya adalah why Magnum, and why now ? kenapa baru sekarang ?? Anyone can answer ??

Kalau sekilas dari aku sih, Walls menyadari perilaku konsumen sekarang sudah berubah dari dulu…sisi konsumerisme dan hedonism makin menjadi. Apalagi pasarnya pasar Indonesia, yang jual semahal apapun itu laku. Magnum 11 ribu, pasti masih laku, ice cream yang 20-40ribu aja bisa laku apalagi yang cuma 11ribu..asal brandingnya benar, tidak terkesan murahan, campaign digenjot, hasilnya pasti sukses..dan terbukti bisa  dan berjalan tuh. Padahal sebelumnya, ga pernah terbayangkan makan Walls Magnum loh..sekarang kalau waktu kosong, suara ajakan “Magnum,yuk ? ” sering terdengar :D

(editan terinspirasi dari reply ervin)