Buat yang berdomisili di kota besar di Indonesia seperti Surabaya, Bandung dan Jakarta, pasti sudah tahu restoran yang memiliki tagline “ Mutu bintang lima, Harga kaki lima “ ini. Ya benar, namanya D’Cost. Resto seafood yang hampir selalu ramai dikunjungi orang sampai mengantri cukup lama ini, hadir di Indonesia beberapa tahun lalu, mengguncang bisnis kuliner dengan harga murahnya yang cukup mencengangkan orang.

Banyak restoran mengambil keuntungan dari minuman dan nasi putih, nasi putih dibandrol sampai Rp 4.000,00, sementara minuman, es teh saja dikenakan Rp 2.000,00 kadang lebih. Harga ini tentu saja berkali-kali lipat dari harga pokoknya. Nah, hal seperti ini yang tidak dianut oleh D’cost. D’cost mengusung makanan dengan harga murah, yang menawarkan teh hanya seharga Rp 100,00 per orang dengan sepuasnya, juga nasi putih seharga Rp 1.000,00 per orang sepuasnya. Belum juga makanannya yang harganya juga ditekan. Memang harga makanan tidak bisa se-fantastis harga teh dan nasi diatas, tetapi masih jauh lebih murah dari restoran lain pada umumnya. Salah satu caranya adalah dengan cara mengurangi porsi dan mempertimbangkan bahan bakunya. Namun untuk ukuran orang Indonesia, hal ini tidak menjadi masalah karena bisa tertutupi dengan adanya nasi putih yang sepuasnya !!

Yang buat salut adalah meskipun D’Cost menekan biaya, bukan berarti dia tidak mau mengeluarkan biaya untuk kemajuan resto. D’Cost melek akan teknologi dan sistem. Mereka memiliki sistem yang terkoneksi dengan kantor pusat, yang bisa mendeteksi apakah pesanan di kantor cabang itu sudah tersajikan apa belum. Kalau belum dan terlambat, maka pusat akan menelepon dan mengingatkan kantor cabang. Sampai sedetail itu. Para pramusaji juga dibekali oleh PDA, Ipod Touch sampai iPad untuk mencatat pesanan. Nah loh, aku aja pegang iPad ga pernah :D Dari sana mereka bisa tahu apa saja yang habis, dan bisa menginfokan kepada pelanggan dengan cepat. Nah, disana secara tidak langsung membuat konsumen menjadi puas karena ekspektasinya tidak turun. Kalau sudah nunggu, lalu dibilang habis, kan turun tuh ekspektasinya. Dana dari mana investasi sistem itu ? D’Cost pandai, dia hanya buka di jam makan saja, 11.00-15.00 dan 18.00-22.00, bagaimanapun itu menghemat cost kan ?


So, What’s the crazy point ? promo marketingnya itu !! beberapa promosinya adalah : “ Mangan sak waregmu, mbayar sak karepmu “ makan sepuasnya, dengan membayar sesukamu. Biasanya ini diadakan kalau buka cabang baru, dan sudah bisa dibayangkan, pasti ramainya luar biasa dan jelas brand awareness meningkat disini. Lalu promo “ Umurmu = Diskonmu ”, dilakukan tiap selasa, hanya tunjukkan KTP dan dapatkan diskon sebesar umurmu. Sayang sekarang sudah habis masa promonya. Lalu sebentar lagi apa promo dari D’Cost ?? Kalau kalian menikah, undang 300 orang makan D’Cost dan ga usah bayar saat itu !! Kapan bayarnya ?? Saat si wanita mengandung !! Crazy but Cool…Salutto….

Disadur dari : Majalah Mix September 2010